oleh

Diduga Korupsi (D.A.K) Pendidikan B.U Margono Dilaporkan Ke Kejari

MitraBangsa-online BENGKULU UTARA– . Hari ini kami telah menyampaikan surat laporan Dugaan Korupsi dana alokasi kusus /(D.A.K) Dinas Pendidikan ke Kejaksaan Negeri Kab,Bengkulu Utara, ujar Reshardi selaku Ketua Aliansi LSM Kab, Bengkulu Utara,
senin (13/5/2019).

Berdasarkan hasil temuan tim’ Insvestigasi LSM bahwa terduga Margono telah melakukan kecurangan dalam menjalankan kegiatan rutinitas pendidikan yang cukup fatal sehingga berlanjut dengan laporan LSM nomor 03/A.LSM-BU/V/2019 ke kejaksaan Negeri.

dalam keterangan LSM tersebut, bahwa pelaksanaan proyek dana alokasi khusus (D.A.K) Bidang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di Kab, Bengkulu Utara dari tahun Anggaran 2018 lalu, menelan dana kurang lebih sebesar Rp.1.785,500,000_ diduga syarat korupsi.

dalam hal tersebut tim’ LSM juga menyampaikan bahwa kejadian ini sebelumnya perna heboh dengan dugaan pungli sertifikasi guru di Dinas Pendidikan Kab,Bengkulu Utara namun Margono merasa dirinya tidak bersalah.

Ada tujuh point dugaan Mark ‘Up dan Korupsi kegiatan yang dilaporkan. yakni kegiatan pembangunan laboratorium SMPN 09 BU senilai Rp 382 juta, lalu pembangunan rehabilitasi gedung SMPN 51 BU senilai Rp 150 juta, rehab ruang kelas SMP 40 (B.U) dan rehab ruang kelas SMP N 34 Talang Jarang senilai Rp Rp 225 juta.

Selanjutnya, pembangunan Lab IPA SMPN 16 senilai lebih dari Rp 382 juta, rehab ruang kelas SMP N 04 senilai Rp 255 juta, terakhir pembangunan SMPN 39 senilai Rp 340 juta.

“Ya hari ini kami resmi melaporkan dugaan korupsi DAK SMP tahun 2018 ke kejari Bengkulu Utara. Hasil investigasi kuat dugaan terjadi Mark ‘up dan korupsi kegiatan dalam pelaksaan proyek ini,” ujar Ardi dilansir mitrabangsa.onine//Ryan **

News Feed