oleh

LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) : Meminta MRP / DPRP Menetapkan Perdasus (OAP)

Papua mitrabangsa.online. pada hari selasa 02/07 2019 di Jayapura Yerri Basri Mak menyampaikan, bahwa partai politik (parpol) agar konsisten menjalankan amanat undang-undang Otonomi khusus yang mengharuskan orang asli Papua menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati – Wakil Bupati, Walikota – Wakil Walikota serta DPR wajib orang asli papua (OAP).

“diharapkan parpol harus men-seleksi serta mengutamakan orang asli papua untuk wajib menduduki posisi pemerintahan baik di Provinsi, Walikota, dan Kabupaten serta di DPR Papua ,” ungkap nya kepada mitrabangsa.online.

Sekjen LSM, (W.G.A.B ) Hardin menambahkan “Walaupun berasal dari Papua asli, kandidat gubernur dan wagub, Walikota – Wakil Walikota, Bupati-Wabup dan DPR tersebut harus bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta memiliki Visi & Misi yang lebih baik demi memajukan pembangunan di Provinsi Papua.

“Lanjut Hardin, pemimpin harus orang pribumi atau putra daerah Papua, dikarnakan aset daerah adalah milik daerah, wajib kembali ke daerah, kami tidak mau pemerintahan Provinsi Papua di pimpin orang dari luar,”

Red.” Menurut informasi terkait hal ini ketua beserta jajaran LSM, (W.G.A.B) Provinsi Papua dalam beberapa waktu dekat ini pihaknya akan melakukan orasi dan demo secara besar-besaran dengan melibatkan lapisan masyarakat pribumi untuk meminta pemerintah MRP/DPRP Provinsi Papua menetapkan Otonomi Khusus, yang mengharuskan orang asli Papua menjadi pemimpin daerah.

Ketum LSM (W.G.A.B) Yerri Basri mengungkapkan bahwa semua ini dilakukan Untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tahun yang akan datang, agar masyarakat dapat menjadi pemimpin daerah Provinsi Papua oleh pribumi itu sendiri, dengan mandiri dan profesional, ,” tutup Yerri. pungkasnya kepada media mitrabangsa.onlin

News Feed