oleh

Kota Bengkulu : Pembangunan Pasar Bentiring Diduga “Sarat Korupsi”

mitrabangsa.online_Bengkulu. Rencana program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membangun pasar rakyat Kota Bengkulu patut diacungkan jempol, karena miliaran uang rakyat telah disaalurkan di pasar ini.

Fasilitas pendukung telah dibangun sesuai kebutuhan pasar, seperti wc umum, masjid, kios khusus hewan dan kios untuk kelontongan dan lain-lainya, sepertinya sudah terencana dengan matang sesuai kebutuhan, tapi pasar ini sekarang  tak kunjung dijadiin pasar sebagaimana mestinya.

“Kami tinggal di kios ini sejak tahun 2013 pasar ini tidak ada kegiatan perdagangan sebagaimana mestinya namun pembangunannya selalu jalan seperti renovasi seakan-akan pasar ini segera dioperasikan,” kata Hermanto kepada media mitrabangsa.online 08/07/2019

Pasar bentiring  permai Kota Bengkulu tersebut dibangun menggunakan anggaran pendapatan  belanja daerah (APBD) Kota Bengkulu.

Data anggaran serta nilai pagu anggaran bukti riil penggunaan dana pemeliharaan pasar masih dalam tahap penelusuran.

Hermanto, tokoh Ormas, menambahkan pendapatan belanja daerah (APBD Kota Bengkulu) seolah diperuntukan untuk pembanguan pasar atau yang lebih dikenal dana pemeliharaan sarana prasarana dengan kondisi pasar yang semraut hancur dimakan usia telah menghabiskan uang rakyat dengan cuma-cuma tanpa ada manfaat.

Terkait pasar diduga yang menghabiskan dana APBD tersebut hanya sarat mengandung ‘korupsi’ oknum pemerintah dengan dalih pembangunan pasar hingga pengucuran dana pemeliharaan sarana gedung dan lain sebagainya,

“hal ini sudah semestinya ditindak-lanjuti sesuai proses Perda dikarenakan dana APBD adalah dana yang diperoleh berdasarkan pendapatan aset daerah yang mana aset tersebut wajib dirasakan masyarakat itu sendiri bukan malah sebaliknya dengan menghamburkan tanpa azas manfaat.**//Zawawi.K

Masjit pasar yang terbangkalai memakan dana ratusan juta terbangkalai sia-sia

News Feed