KPK Sita Dokumen Proyek Di Kasus Dugaan Korupsi Mamberamo Tengah

MitraBangsa  Jakarta  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dokumen proyek dalam kasus korupsi di Mamberamo Tenga, Papua. Dokumen itu disita dari dua rumah kediaman orang-orang yang diduga berhubungan di kasus ini. “Tim menemukan dan mengamankan berbagai dokumen proyek yang diduga kuat berakitan dengan perkara,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 9 Juni 2022.

Ali mengatakan penggeledahan dilakukan pada Rabu, 8 Januari 2022. Satu rumah berada di Kelurahan Waena, Kecamatan Heram, Kota Jayapura. Satu rumah lagi beralamat di Kotaraja, Abepura, Jayapura. Dia tak menyebutkan dengan identitas pemilik rumah tersebut. Ali mengatakan penyidik akan menganalisa bukti-bukti tersebut. Selanjutnya, tim akan melakukan penyitaan secara resmi untuk melengkapi berkas perkara.

KPK belum mengumumkan secara resmi siapa tersangka dalam kasus ini. KPK baru menyatakan tengah menyidik kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Kasus yang disidik yakni dugaan penerimaan suap dan gratifikasi dalam pelaksanaan berbagai proyek di kabupaten tersebut. “Setelah mengumpulkan berbagai bahan keterangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup meningkatkan kasus ini ke penyidikan,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Juni 2022.

Dalam setiap kasus yang telah mencapai tahap penyidikan, KPK dipastikan telah menetapkan tersangka. Namun, Ali belum memberi tahu siapa saja tersangka serta detail kasus ini. Ali mengatakan pihaknya akan menyampaikan detail kasus tersebut saat tahap penahanan tersangka. “KPK akan selalu menginformasikan perkembangan kegiatan ini pada masyarakat,” kata dia.

Ali berharap saksi dan tersangka akan kooperatif dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Dia berharap mereka akan datang ketika KPK memanggilnya.//*** MitraBangsa.