Ketua DPRD kota bekasi sambut Demo buruh tolak kenaikan BBM

Kota Bekasi – puluhan buruh gelar aksi unjuk rasa didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, di Jl Chairil Anwar, Kec Bekasi timur, pada hari Kamis (15/09/2022).

Adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh, tergabung dalam organisasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Bekasi

Dalam aksinya mereka menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi untuk merekomendasikan tuntutan mereka khususnya terkait penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi

Karenanya mereka menganggap bahwa kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan menambah beban bagi perusahaan dan berdampak meningkatnya biaya produksi, mereka khawatir hal tersebut mengancam terputusnya hubungan kerja terhadap para buruh di Indonesia

Adapun tuntutan yang di sampaikan oleh mereka :

  1. Mencabut kembali kenaikan harga BBM
  2. Mencabut Omnibuslaw UU Cipta Kerja
  3. Menuntut ditetapkannya kenaikan upah minimum Kota Bekasi sebesar 20%
Ketua DPRD H.M Saifuddaulah tampak tengah, beserta para perwakilan buruh KSPSI

Kemudian tak berselang lama, H.M Saifuddaulah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menghampiri dan berdiri ditengah-tengah massa aksi dengan berorasi menanggapi aksi unjuk rasa para buruh beserta tuntutannya

“Kami sampaikan bahwa Apa yang sudah disuarakan oleh serikat buruh, sudah menjadi suara kita bersama” ujarnya

Saifuddaulah juga menambahkan bahwa dirinya sebagai anggota fraksi PKS tetap konsisten senada dengan yang disuarakan oleh Fraksi PKS DPR RI

“Dalam hal ini saya sebagai anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap konsisten dan sama seperti yang sudah disuarakan oleh Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Termasuk menolak keputusan presiden terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak BBM bersubsidi” sambungnya

Saifuddaulah juga menegaskan bahwa konsistensi keberpihakan Fraksi PKS terhadap kepentingan rakyat dapat dibuktikan terkait issue Omnibuslaw

“Sedari awal fraksi PKS slalu berpihak terhadap rakyat khususnya kepada buruh, fraksi PKS lah yang hingga kini konsisten untuk menolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja” tegas politisi asal Fraksi PKS seraya mengakhiri//*ADV- MitraBangsa.Online.

Penulis: Beben