Bupati Lantik Kepala BPKAD, Hudaya Mantan Kadis Dukcapil Kab, Bekasi

Berita Acara Sumpah Jabatan Dilaksanakan Oleh PJ. Bupati Kab, Bekasi Pengangkatan Kepala BPKAD Kab, Bekasi Hudaya

MitraBangsa.Online. Kabupaten Bekasi – Pejabat Bupati Bekasi Dani Ramdan merotasi dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi pada Kamis (15/09).

Pada rotasi mutasi itu, Hudaya dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari sebelumnya sebagai Kepala Disdukcapil.

Sementara Carwinda kini menempati posisi sebagai Kepala Disdukcapil dan juga Plt Kepala Dinas Pendidikan.

“Pelantikan untuk Disdukcapil sudah mempunyai persyaratan khusus dari hasil uji kompetensi yang sudah dilaksanakan, sebelumnya di zamannya Marzuki ternyata yang bisa lolos yang memenuhi kualifikasi yang terbaik adalah ya Pak Carwinda,” tutur Dani Ramdan.

Ia menuturkan, pelantikan kedua pejabat tersebut telah melalui proses yang cukup panjang dan telah dinyatakan lolos kualifikasi sehingga Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) memberikan izin agar keduanya dilantik.

“Selain menjadi Kadisdukcapil, Carwinda juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan, hal itu dilakukan supaya tidak adanya kekosongan jabatan pada Dinas Pendidikan,” tegasnya.

“Kemudian di Disdik tentu perlu ada penyegaran, yang nantinya akan di isi penjabat yang mempunyai background yang lebih sesuai terkait kependidikan, oleh karena itu untuk di Disdik akan kita open bidding segera,” terangnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini menjelaskan setelah pelantikan ini akan di buka open bidding untuk mengisi posisi kepala Dinas Pendidikan dan juga dinas-dinas lainnya.

“Tinggal satu tahap lagi, nanti ada tahap terakhir di kalangan eselon II. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi akan segera kita lakukan setelah pelantikan ini, nantinya kita buka Open Bidding untuk Disdik dan juga dinas-dinas lain,” jelasnya.

Dengan dilantiknya kepala Disdukcapil yang baru, Ia berharap agar adanya peningkatan kepada pelayanan yang ada di kecamatan-kecamatan yang ada dan Disdukcapil mampu mendigitalisasi layanan kependudukan.

“Karena itu langsung yang dirasakan dan dari keluhan warga yang saya terima hingga dari lembaga survei keluhan terkait proses pembuatan KTP-KK maupun baru pergantian maupun aspek untuk memberantas adanya pungli,” ujar Dani.

“Pelayanan digitalisasi juga bakal terus dikembangkan supaya masyarakat dapat terlayani maksimal,” tandasnya.//ADV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *