Digitalisasi Disdukcapil Kota Bekasi Terus Disosialisasikan

MitraBangsa  Kota Bekasi –  Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Taufik Rachman Hidayat mengatakan, pertama Disdukcapil dan pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sudah mendekati teknologi informasi. Oleh karena itu, Digitalisasi Disdukcapil ini melalui e-open sebetulnya pihaknya berharap bisa mencapai angka di 50 persen lebih dari jumlah Penduduk.

“Tapi memang hasil evaluasi dua tahun terakhir ini. Kita baru mencapai di 30 persen “, Artinya, Lanjut dia. tugas kami untuk Digitalisasi dan memang melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan e-open dari pada datang ke titik layanan, itu pihaknya masih punya PR sekitar 40 sampai 50 persen lagi warga harus di intervensi. Sehingga, seluruh warga Kota Bekasi tentunya bisa menggunakan e-open dengan baik. Di satu sisi juga pihaknya meng-ifrop supaya e-open jangan banyak masalah.

“Ya karena memang sering kali liat di medsos itu ada kendala-kendala. Tetapi untuk warga masyarakat Kota Bekasi khususnya yang menggunakan e-open mendapatkan kendala ga usah bertanya di Medsos. Bertanyalah langusng call center kami ya,” ucapnya. Kemudian, ia mengaku, juga ada aplikasi yang namanya Duduk mesra atau Pengaduan Disdukcapil Melayani Masyarakat. Di sana silahkan, warga bisa bertanya dan pihaknya akan memberikan solusinya untuk uk memperbaiki posisi proses-proses pelayannya.

“Jadi seperti itu. Supaya kita juga pelayanan Dukcapil bisa lebih cepat dan terhindar dari pemanfaatan warga-warga yang di manfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya. Dirinya juga mencatat, dalam satu hari warga yang meminta pelayanan kepada Disdukcapil dari jumlah Penduduk Kota Bekasi yang mencapai 2,459 juta jiwa ini. Yang melakukan urusan Dukcapil tidak kurang dari 1.500 sampai 2.000 orang setiap harinya dari berbagai kepentingan.

“Ada yang buat KTP, KK, Akte Lahir, Akte Mati dan ada pindah serta datang,” jelasnya. Untuk pelayanan lebih lanjut, berada di 12 Kecamatan, 3 Mall Pelayanan dan Gerai Pelayanan serta mulai tahun ini pihaknya sudah menempatkan unit rekam four tabel sehingga warga yang mau merekam KTP nanti akan di jadwalkan dia setiap kelurahan. Jadi nantinya di setiap Kecamatan itu misalnya di Kecamatan Bekasi Timur ada empat Kelurahan. Itu nantinya akan di putar, sebulan ada di Bekasi timur dan berputar ke Kecamatan lainnya seperti itu dalam setahun.

“Kita sudah rencanakan. Dan itu dalam rangka kita mengupayakan percepatan perekaman KTP. Mudah-mudahan kedepan kita bisa memenuhi alat rekam ada di 56 Kelurahan,” tukasnya.//***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *