Aksi Pembunuhan Seorang Ibu Digorok Suaminya Sendiri

banner 120x600

MitraBangsa.Online Bekasi – Seorang ibu muda M (24), menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga tewas di tangan suaminya sendiri, yakni N (25) di rumah kontrakannya, RT 01, RW 04, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat.
Ibu muda itu yang merupakan warga Tambun ini, memiliki dua orang anak berusia 1,5 tahun dan 3,5 tahun. Jenazah korban ditemukan oleh sang ibu yang tengah berkunjung pada Sabtu (9/9) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. M ditemukan dengan kondisi tergeletak di atas kasur tertutup selimut, dan terdapat luka lebam di wajah dan luka sayat di leher.

Muki (41) pemilik kontrakan mengakui, bahwa pasangan suami istri M dan N bersama dua anaknya itu, mengontrak sejak dua bulan lalu. Saat penemuan jenazah M itu saat dirinya dibangunkan oleh anaknya pukul 01.30 WIB, Sabtu dini hari.

Saat itu Muki dimintai tolong oleh ibu korban, yang histeris untuk memastikan kondisi M yang terbaring diatas kasur. Muki yang tak berani, kemudian dia mengajak tetangganya, dan menemukan M dalam kondisi sudah meninggal dunia tertutup selimut dengan luka lebam di wajah dan luka senjata tajam di bagian leher. Lalu Muki melaporkan kejadian itu kepada ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

“Saya juga gak berani langsung masuk, akhirnya saya ngajak tetangga sebelah, dan kondisi rumah kontrakan sudah terbuka, serta ibu korban sudah terlebih dahulu masuk. Kondisinya sudah dibersihkan dan pucat, ada bagian yang lebam di bagian muka. di leher ada bagian bekas disayat, lalu darah kering,” beber Muki, saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (10/9).

Lanjut Muki, berdasarkan keterangan yang didapatnya dari petugas kepolisian, bahwa pembunuhan itu terjadi pada Kamis (7/9). Usai kejadian, istri Muki masih melihat pelaku N menjemur pakaian pada pagi dan siang hari. Menurutnya saat itu, tidak ada hal yang mencurigakan. Dan kini pelaku N yang merupakan suami M, telah menyerahkan diri ke petugas kepolisian, pada Sabtu malam.

“Saya diceritain sama pihak kepolisian, dan ternyata kejadiannya itu hari Kamis kurang lebih pukul 23.00 WIB. Ternyata pelaku sudah menyerahkan diri, ujar Muki.

Usai menyerahkan diri, Muki pelaku bersama petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu N terlihat diborgol.

“Ternyata polisi sudah dapat pengakuan dari pelaku,” terang Muki.

Dia mengakui, bahwa sebelumnya keseharian M dan N memang sering cekcok masalah rumah tangga. Pasangan suami istri itu sama-sama kerja. Sedangkan N bekerja sembari kuliah di wilayah Jakarta. Pada Agustus silam, N sempat terjerat kasus KDRT dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diautopsi. Kasus pembunuhan sadis ini kini masih ditangani Polsek Cikarang Barat dan Polres Metro Bekasi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *