Pembunuh Wanita ODGJ Di Kampar Diduga Juga Gangguan Jiwa

banner 120x600

MitraBangsa.Online – Pembunuh wanita berstatus orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang mayatnya ditemukan tanpa busana di Kampar, Riau ditangkap. Belakangan terungkap pelaku juga diduga mengalami gangguan kejiwaan. “Pelaku diduga gangguan kejiwaan. Tapi detailnya kami masih menunggu dokter dan pemeriksaan psikiater,” ujar Kapolres Kampar AKBP Ronald, Senin (16/10/2023).

Ronald mengatakan pelaku bernama Rudi (29) diperiksa di RS Bhayangkara Polda Riau setelah ditangkap. Dari pemeriksaan tim psikiater didapat informasi bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. “Menurut saksi-saksi begitu (pelaku diduga gangguan jiwa). Makanya kita bawa untuk diperiksa di RS Bhayangkara, sekarang kita masih menunggu hasil. Nanti disampaikan jika sudah pasti,” kata Kapolres.

Terkait soal pemerkosaan karena korban dalam kondisi bugil, Ronald belum dapat memastikan. Sebab, pemeriksaan terkait hal tersebut masih berlangsung. “Sama juga itu (soal kondisi bugil diduga diperkosa) masih diperiksa. Kami belum terima hasil dari dokter,” katanya.

Sebelumnya wanita ODGJ berinisial NA (46) ditemukan tewas dalam parit di Kampar, Riau. Korban ditemukan tidak bernyawa setelah dibunuh pelaku Rudi, Jumat (13/10) pekan lalu. Mirisnya, saat ditemukan korban dalam kondisi tanpa busana. Ia juga diketahui merupakan warga Pulo Badring, Asahan, Sumatera Utara.

“Kita lihat ada luka pada tubuh korban dan diduga akibat kekerasan. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Plh Kapolsek Tapung AKP Ferry Fadilah, Sabtu (14/10). Polisi pun bergerak cepat memeriksa saksi untuk mengungkap pelaku. Masih di hari yang sama, polisi mendapatkan informasi korban sempat ribut dengan pelaku, Rudi (29).

“Pelaku tidak lama penemuan langsung kami amankan. Motif dan lain sebagainya masih di dalami. Termasuk terkait apakah korban ada diperkosa atau tidak,” kata Ferry.

Fakta lain yang ditemukan adalah korban diduga wanita gangguan jiwa. Ia tercatat sebagai warga Asahan, Sumatera Utara dan sudah diketahui keluarganya. “Korban ODGJ dan sudah terkonfirmasi ke keluarga di Asahan. Untuk pelaku sedang kami observasi di RS Bhayangkara dan kita dalami motif dan sebagainya,” kata Ferry.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *