MitraBangsa.Online -Tim Ducati Corse kembali menunjukkan keperkasaan mereka di ajang MotoGP 2025. Pada seri keempat yang digelar di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Senin 14 April 2025, Ducati sukses menyapu bersih podium balapan utama dan mendominasi sprint race. Manajer Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, menyebut pencapaian ini sebagai akhir pekan yang spesial bagi tim pabrikan asal Italia tersebut.
1. Ducati Makin Tak Terbendung
Ducati terus memperpanjang dominasinya di musim 2025. Dalam balapan utama MotoGP Qatar 2025, dua pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, sukses mengunci posisi satu dan dua. Marquez tampil impresif dengan gaya balap agresif khasnya, sementara Bagnaia menunjukkan konsistensi luar biasa di sepanjang lap.
Sementara itu, Franco Morbidelli dari tim satelit VR46 Racing Team melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga. Tambahan kekuatan Ducati pun terlihat dari performa tim Gresini Racing. Fermin Aldeguer dan Alex Marquez—yang juga mengendarai motor Ducati—berhasil finis di posisi kelima dan keenam.
Dominasi Ducati tak berhenti di balapan utama. Pada sprint race yang digelar sebelumnya, Ducati kembali menunjukkan tajinya. Marc Marquez kembali menjadi pemenang, disusul Alex Marquez di posisi kedua dan Morbidelli di urutan ketiga. Hasil ini mempertegas keunggulan teknologi dan daya saing motor Desmosedici GP25 di lintasan.
2. Dall’Igna Puas, Tapi Tetap Waspada
Menanggapi hasil fantastis ini, Gigi Dall’Igna tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap seluruh elemen tim Ducati. Ia menilai hasil di Qatar sebagai bukti kekompakan dan kerja keras tim, baik dari sisi teknis maupun pembalap.
“Akhir pekan yang spesial lagi untuk motor dan pembalap kami,” ujar Dall’Igna, dikutip dari Motosan, Kamis (17/4/2025).
“Ducati meraih posisi satu-dua dengan podium yang sekali lagi dipenuhi warna-warna kami, menempatkan lima motor di enam posisi teratas.”
Namun begitu, Dall’Igna menegaskan bahwa Ducati tidak akan terlena dengan capaian ini. Ia menyadari bahwa persaingan masih sangat ketat dan tim-tim pesaing terus meningkatkan kemampuan mereka.
“Sebuah kemenangan, yang ke-21 secara beruntun, yang terasa sangat kuat melawan lawan-lawan tangguh yang menunjukkan betapa berbahayanya mereka. Keberhasilan ini, melihat bagaimana jalannya balapan, mendorong kami untuk tidak pernah lengah,” lanjutnya.
3. Ducati Kuasai Klasemen
Musim ini Ducati memang tampil garang, terutama sejak kehadiran Marc Marquez di tim pabrikan. Rider berjuluk Baby Alien itu sudah meraih tujuh kemenangan dari delapan balapan yang telah digelar dalam empat seri. Performa luar biasa Marquez turut mendorong Ducati menjauh dari pesaing di klasemen sementara MotoGP 2025.
Hingga seri keempat, Marquez memimpin klasemen dengan 123 poin. Ia dibuntuti oleh saudaranya, Alex Marquez (Gresini Racing) dengan 106 poin, sementara Bagnaia menempati posisi ketiga dengan 97 poin. Ketiganya sama-sama menunggangi motor Ducati, memperkuat narasi dominasi pabrikan asal Bologna itu.
Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Ducati akan terus melanjutkan rentetan kemenangan mereka dan mengamankan gelar juara dunia konstruktor serta pembalap musim ini.












