Super League 2025/2026: Arema FC Paling Tangguh dalam Comeback, Persebaya Perlu Evaluasi

  • Bagikan

MitraBangsa.Online — Kompetisi Super League Indonesia 2025/2026 memasuki fase krusial menuju pekan ke-13, di mana setiap tim berlomba mengumpulkan poin sebelum jeda paruh musim. Salah satu dinamika paling menarik adalah fenomena comeback dramatis—ketika tim berhasil bangkit setelah tertinggal lebih dulu.

Hingga pekan ini, tercatat enam tim yang paling sering menciptakan momen kebangkitan. Mereka menunjukkan mental baja dan daya juang tinggi, menjadi cerminan ketatnya persaingan kasta tertinggi sepak bola nasional.

Daftar Tim dengan Comeback Terbanyak

PeringkatTimJumlah TertinggalMenangImbangPoin dari Comeback
1Arema FC7 kali217 poin
2Persija Jakarta5 kali125 poin
3Persib Bandung4 kali114 poin
4PSIM Jogjakarta4 kali114 poin
5Persita Tangerang5 kali114 poin
6Persebaya Surabaya5 kali114 poin

Arema FC: Raja Mentalitas Comeback

Singo Edan menjadi tim paling tangguh dalam hal membalikkan keadaan. Dari tujuh kali tertinggal, Arema sukses mengamankan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Meski performa belum sepenuhnya stabil, daya juang mereka patut diacungi jempol.

Persija & Persib: Potensi Bangkit di Tengah Tekanan

Macan Kemayoran dan Maung Bandung menunjukkan bahwa pengalaman dan kekuatan lini tengah menjadi kunci saat tertinggal. Persija mengoleksi lima poin dari lima kali tertinggal, sementara Persib mengamankan empat poin dari empat laga serupa.

PSIM & Persita: Konsistensi Jadi PR

Laskar Mataram dan Pendekar Cisadane sama-sama menunjukkan semangat pantang menyerah, namun masih perlu memperbaiki konsistensi di lini belakang agar tidak terus tertinggal lebih dulu.

Persebaya Surabaya: Alarm untuk Green Force

Meski memiliki basis suporter besar dan tradisi kuat, Persebaya justru berada di posisi terbawah dalam daftar ini. Dari lima kali tertinggal, mereka hanya mampu meraih empat poin. Ketidakkonsistenan lini pertahanan menjadi sorotan utama yang harus segera dibenahi sebelum paruh musim.

Comeback: Cermin Ketatnya Super League

Fenomena ini menegaskan bahwa tidak ada skor yang aman di Super League. Tim-tim besar sekalipun bisa terkejut jika kehilangan fokus. Para pelatih dituntut menjaga ritme permainan, stamina, dan konsentrasi hingga menit akhir.

  • Bagikan