Bekasi, 9 Desember 2025 — Menyikapi pemberitaan yang beredar di media sosial Instagram mengenai tumpukan sampah di sepanjang Jl. IR. H. Djuanda, pihak UPTD menegaskan bahwa tudingan adanya pembiaran adalah tidak benar.
Sterilisasi rutin setiap pagi Pengawas lapangan menjelaskan bahwa lokasi tersebut sebelumnya sudah dilakukan sterilisasi setiap pagi. Sampah yang terlihat dalam video bukanlah hasil pembiaran, melainkan kondisi sementara sebelum diangkut oleh truk sampah sesuai jadwal.
Jalan bukan tempat pembuangan Perlu digarisbawahi bahwa jalan utama bukanlah tempat pembuangan sampah. Tidak seharusnya masyarakat sekitar membuang sampah di ruang publik seperti itu. Penumpukan yang terlihat justru mengindikasikan adanya oknum yang sengaja membuang sampah di lokasi umum sehingga menimbulkan kesan seolah-olah UPTD melakukan pembiaran.
“Kami menolak keras asumsi bahwa UPTD membiarkan sampah menumpuk. Setiap pagi sterilisasi dilakukan, dan pengangkutan berjalan sesuai jadwal. Yang terjadi adalah adanya pihak yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan di jalur protokol,” ungkap pengawas lokasi area tersebut.
Pengawas lapangan menambahkan :
“Biasanya ada tiga hingga empat mobil yang standby sejak pukul 05.00 pagi. Namun karena antrean di TPA, hanya satu mobil yang bisa beroperasi pada hari itu. Ini tentu mempengaruhi kecepatan dan ketertiban di jalur protokol,
Harapan ke depan UPTD berharap masyarakat lebih sadar untuk tidak menjadikan jalan umum sebagai tempat pembuangan. Selain itu, pihak terkait akan terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan penataan sampah lebih baik, sehingga wajah kota tetap bersih dan nyaman.












